Tips Dan Trik Jitu Mendapatkan VISA Schengen Buat Kamu Yang Akan Berwisata Ke Eropa

1178 views

Bagi pemegang paspor Indonesia memang diperlukan visa atau dokumen izin untuk melakukan perjalanan di wilayah Schengen secara legal. Visa Schengen adalah jenis visa untuk kunjungan singkat ke beberapa negara yang diperlukan untuk memasuki beberapa negara di benua Eropa seperti Austria, Belgia, Belanda, Denmark, Jerman, Italia, Norwegia, Perancis dan beberapa negara benua Eropa lainnya. Pengurusan visa memang terbilang rumit dan kemungkinan kamu perlu bolak-balik untuk mendatangi Kedutaan Negara yang bersangkutan. Membayangkan mengurus visa tentu membuat kamu sudah pusing duluan namun selama kamu melakukan perencanaan perjalanan (itinerary) dengan baik dan menyiapkan segala dokumen lengkap yang diperlukan, sebenarnya mengurus visa Schengen tidak serumit dan semenakutkan yang kamu bayangkan.

Visa Schengen

Visa Schengen via dreamstime.com

Berikut ini adalah daftar lengkap negara-negara di Eropa yang dapat kamu kunjungi dengan Visa Schengen :

  • Belgia
  • Denmark
  • Jerman
  • Finlandia
  • Perancis
  • Yunani
  • Italia
  • Luxemburg
  • Austria
  • Portugal
  • Belanda
  • Norwegia
  • Spanyol
  • Swedia
  • Islandia
  • Malta
  • Estonia
  • Hongaria
  • Latvia
  • Polandia
  • Slovenia
  • Slowakia
  • Ceko
  • Swiss
  • Liechtenstein
Negara Negara Visa Schengen

Negara-Negara Schengen via themigrationfirm.com

Bila kamu memiliki beberapa tujuan negara Schengen untuk berlibur, maka visa dapat kamu ajukan ke perwakilan Negara utama tujuan kamu dimana kamu akan tinggal paling lama selama masa kunjungan kamu. Namun jika itinerary kamu ke beberapa Negara tersebut memiliki jumlah kunjungan yang sama dan kamu tidak dapat menentukan kamu akan tinggal paling lama di Negara mana, maka permohonan dapat kamu ajukan pada Perwakilan Negara Schengen dimana kamu pertama kali masuk.

Jika kamu sudah mengajukan visa namun kamu ingin merubah Negara tujuan utama, maka kamu dapat menginformasikan hal ini kepada kedutaan dimana kamu mengajukan visa.

Ketika kamu memasuki wilayah Schengen, bawalah segala dokumen yang lengkap seperti keuangan, data pengundang, pemesanan hotel, dan sebagainya karena pihak imigrasi Negara tersebut dapat saja meminta kamu untuk memperlihatkan semua dokumen tersebut.

Bila dokumen-dokumen yang kamu bawa tidak lengkap, kamu akan diberi waktu untuk melengkapi sampai pada saat siang hari. Namun jika tidak memungkinkan maka kamu harus membuat janji bertemu lagi di lain hari. Bila kamu tetap ingin melanjutkan pengajuan visa dengan dokumen yang tidak lengkap bisa saja dilakukan dan permohonan kamu akan diputuskan sesuai dengan apa yang kamu ajukan. Kamu tidak akan mendapatkan biaya visa kembali jika visa kamu ditolak.

Dokumen-dokumen yang kamu perlukan ketika kamu mengajukan permohonan visa Schengen (seperti dilansir oleh indonesia-in.nlembassy.org) :

  1. Formulir permohonan Visa Schengen (dapat langsung kamu unduh di website kedutaan negara-negara wilayah Schengen ataupun pihak ketiga yang ditunjuk kedutaan).
  1. Dua pas foto berwarna ukuran 3,5 cm x 4,5 cm dengan latar belakang putih. Kalau kamu lupa membawa pas foto, biasanya di setiap kedutaan menyediakan fasilitas pembuatan pas foto, tapi tentu saja dengan harga yang lebih mahal dibandingkan di luar kedutaan.
  1. Tiket pesawat PP dari dan kembali ke Indonesia.
  1. Asuransi perjalanan (asli dan salinan).
  1. Konfirmasi booking hotel (sebaiknya kamu meminta e-mail konfirmasi langsung dari hotel yang bersangkutan, bukan hanya email itinerary dari online travel agent). Reservasi hotel tersebut harus sudah dibayar atau digaransi dengan kartu kredit.
  1. Bukti keuangan berupa surat keterangan dari bank (asli dan salinan) dan copy mutasi buku tabungan selama 3 bulan terakhir.
  1. Surat keterangan dari perusahaan tempat kamu bekerja dalam bahasa inggris yang menyatakan kamu akan kembali bekerja di Indonesia dan tidak mencari pekerjaan di Eropa.
  1. SIUP atau surat izin usaha bagi kamu yang memiliki perusahaan.
  1. Slip gaji asli 3 bulan terakhir untuk karyawan, dan harus ada terjemahan dalam bahasa Inggris.
  1. Kartu Keluarga (asli dan salinan).
  1. Paspor terbaru dengan minimal masa berlaku 6 bulan (asli dan salinan).
  1. Paspor lama (kalau ada), asli dan salinan.
  1. Kalau kamu bepergian untuk bekerja, lampirkan surat undangan dari sponsor di negara yang bersangkutan. Isi surat harus menjelaskan latar belakang hubungan pekerjaan, maksud kunjungan serta keterangan mengenai siapa yang membiayai perjalanan maupun akomodasi selama di sana.
  1. Kalau kamu bepergian untuk mengunjungi keluarga atau teman, lampirkan juga surat undangan serupa. Biasanya surat undangan bisa diperoleh di kota mereka masing-masing.

Meskipun dokumen permohonan visa kamu sudah lengkap, ada kalanya Kedutaan akan meminta dokumen tambahan dari kamu.

Bila kamu bepergian dengan anak-anak, maka kamu harus menyertakan :

  1. Akte kelahiran asli dan salinan beserta terjemahannya dalam bahasa Inggris.
  2. Akte nikah orangtua dari anak-anak tersebut.
  3. Keterangan dari sekolah asli dan salinan.

Untuk kamu yang bepergian bersama anak-anak, kamu harus menyertakan akte kelahiran asli dan salinan serta terjemahannya dalam bahasa Inggris, akte nikah orangtua dari anak-anak tersebut serta surat keterangan dari sekolah asli dan salinan.

Biaya Visa

Biaya pengajuan visa schengen

Biaya pengajuan visa via pixabay.com

Biaya untuk pengajuan visa adalah lebih kurang 60 euro per orang untuk usia 12 tahun ke atas dan lebih kurang 35 euro per orang untuk usia antara 6 – 12 tahun. Untuk anak dibawah usia 6 tahun, biaya visa gratis. Biaya ini dibayar dalam mata uang rupiah dan biaya visa dapat berubah-ubah sesuai kurs yang berlaku.

Prosedur Pengurusan Visa

Prosedur Pengurusan Visa schengen

Prosedur Pengurusan Visa via miningforbusiness.com.au

Proses aplikasi visa Schengen umumnya dilakukan maksimal 3 bulan dari tanggal keberangkatan, namun idealnya kamu mengajukan permohonan 2 minggu sebelum tanggal keberangkatan. Kamu dapat mengisi aplikasi online di website Kedutaan ataupun pihak ketiga yang sudah ditunjuk oleh Kedutaan untuk membuat janji interview penyerahan dokumen. Untuk jadwal interview ini umumnya dikirimkan melalui e-mail jadi rajin-rajinlah mengecek e-mail kamu ya ketika kamu sudah mengajukan permohonan visa.

Untuk visa Schengen, kamu dapat mengajukan permohonan via VFS Global yang beralamat di Jl. Prof. Dr. Satrio no. 18, Kuningan City, Jakarta.

Proses Interview

Proses Interview

Proses Interview via Pixabay.com

Dalam proses interview, biasanya akan diajukan pertanyaan mengenai kejelasan tujuan kamu datang ke wilayah Schengen apakah untuk wisata/kerja/lainnya, rencana atau itinerary perjalanan kamu, bepergian dengan siapa, dan lain-lain. Jangan terlihat gugup atau mencurigakan ketika interview. Dan jawablah dengan jujur setiap pertanyaan yang diajukan oleh pihak Kedutaan agar tidak bermasalah nantinya ketika mereka menemukan adanya perbedaan dalam proses interview dan dokumen yang kamu lampirkan.

Keputusan Permohonan Visa Apakah Disetujui Atau Ditolak

Keputusan Permohonan Visa Apakah Disetujui Atau Ditolak

Keputusan Permohonan Visa Apakah Disetujui Atau Ditolak via pixabay.com

Keputusan akan visa kamu disetujui atau ditolak biasanya akan kamu dapatkan setelah 10 hari kerja dengan syarat semua dokumen yang dibutuhkan kamu serahkan secara lengkap.

Sekarang setelah kamu mengetahui cara mengurus visa Schengen dan dokumen apa saja yang diperlukan, selama semua dokumen lengkap, asli (alias tidak palsu), dan kamu jujur selama proses interview, kamu tidak perlu takut atau pusing lagi untuk mengurus visa ini oke?! Let’s travel and explore Europe!

cara mengurus visa daftar negara visa schengen visa schengen wilayah Visa Schengen

Author: 
    author

    Related Post

    Leave a reply

    twelve + 8 =