Curug Surodipo Wisata Recommended yang Harus Kamu Kunjungi Ketika Datang ke Temanggung

1811 views

Butuh hiburan untuk melepas penat di kota besar? tinggal datang aja ke Kota Temanggung, disana kamu akan merasakan suasana benar-benar desa dan merasakan sejuknya udara di setiap saat. Bukan hanya suasana yang begitu mendukung untuk berlibur, namun Temanggung memiliki beberapa destinasi keren dan menantang untuk kamu kunjungi bersama teman maupun keluarga. Kalau kamu mau berwisata ke Kota Temanggung, jangan takut bakal menguras kantong, santai saja, karena tempat wisata di Temanggung tentunya sangat bersahabat buat kamu-kamu yang berkantong tipis.

Bagi kamu yang bilangnya suka ngetrap dan ngetrip harus deh sekali-kali menginjakkan kaki ke Temanggung. Disana kamu tidak akan menemukan gedung-gedung yang tinggi, dan juga tidak akan menemukan makanan cepat saji yang begitu mudah ditemui di kota-kota besar. Sepanjang perjalanan yang akan kamu temui hanyalah pohon-pohon hijau dan gunung-gunung yang menjulang tinggi, pastinya membuat mata jadi makin segeerrr.

Wisata Alam Posong

Wisata Alam Posong via kabarjinggan.blogspot.com

Temanggung merupakan kota kecil yang berada di daerah Jawa Tengah. Temanggung bersebelahan dengan kota Magelang, Kendal, dan Wonosobo. Dari segi geografis, Temanggung merupakan daerah dataran tinggi, yang diapit oleh dua Gunung yaitu Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing. Bagi yang tidak tahan terhadap hawa dingin harus siap-siap membawa jaket yang tebal, karena begitu memasuki kota Temanggung hawa dingin akan begitu terasa.

Temanggung tidak hanya terkenal dengan kota tembakau saja, namun di Temanggung sebenarnya terdapat beberapa tempat wisata yang bisa dijadikan tempat untuk melepas penat. Beberapa tempat pariwisata di Temanggung cukup disayangkan, karena kurangnya perhatian pemerintah untuk memperbaiki akses masuk ke daerah wisata tersebut. Salah satu tempat yang mesti dikunjungi ketika berkunjung ke Temanggung adalah Curug Trocoh atau Curug Surodipo.

Kalau belum tau apa itu curug, curug adalah air terjun. Kebanyakan masyarakat Temanggung menyebutnya Curug Trocoh. Curug Trocoh tepatnya terletak di Desa Tawangsari, Kecamatan Wonoboyo. Curug Trocoh kalau di tempuh dari kota Temanggung berjarak sekitar 28 km ke arah barat daya.

Cukup jauh memang jarak tempuh ke Curug Trocoh tetapi kalau sudah sampai lokasi, capek dan jauhnya pasti akan terbayar dengan indahnya alam di sana. Nama Curug Surodipo atau Curug Trocoh sendiri diberikan sebagai penghormatan kepada tokoh legenda lokal, Ki Ageng Surodipo salah seorang  panglima perang Pangeran Diponegoro ( 1825 – 1830 ), yang membangun benteng pertahanan di desa Tawangsari, Wonoboyo.

Curug Trocoh

Curug Trocoh via puncaksejati.blogspot.com

Curug Trocoh memiliki perbedaan dari curug-curug yang lain karena curug ini memiliki lima tingkatan, satu tingkatan ke tingkatan berikutnya berjarak sekitar 20 m. Curug tingkatan tertinggi atau curug tingkatkan pertama di atasnya terdapat pohon beringin besar, dan dulunya di pohon itu terdapat banyak kera. Tetapi, seiring berjalannya waktu, kera-kera itupun mulai menghilang, entah itu karena lahan-lahan di sekitarnya yang sudah ditanami tanaman perkebunan atau sudah lumayan banyak orang yang mengunjunginya.

Transportasi ke Curug Trocoh sendiri lumayan susah, karena tidak banyak kendaraan umum yang sampai ke destinasi wisata tersebut. Lebih gampang lagi kalau berkunjung ke Curug Trocoh menggunakan kendaraan pribadi terutama sepeda motor. Dengan menggunakan motor, akses perjalanan ke tempat tujuan akan jauh lebih mudah. Jalanan yang berliku-liku akan dilalui, dan kamu jangan kaget terhadap jalanannya, karena tidak cuma berliku saja, namun kita akan sering sekali menemui jalanan yang naik turun, dan jalan yang cukup sempit.

Dari kota Temanggung, ketika ingin berkunjung ke Curug Trocoh menggunakan kendaraan umum bisa turun di pasar Ngadirejo. Setelah sampai pasar Ngadirejo kamu cari angkot yang berwarna orange, angkot tersebut jurusan ke Tawangsari. Kalau tidak salah tarif dari Ngadirejo ke Tawangsari Rp.7000 atau Rp.10.000, bilang saja mau turun di Tawangsari, karena biasanya angkot atau orang sering menyebutnya dengan kopata, hanya sampai desa Simbang atau Mbatok. Perlu kamu ketahui kopata tersebut berangkatnya menunggu penuh, jadi untuk menunggu kopata jalan bisa berjam-jam. Jadi kamu harus bersabar saja ya, sambil menunggu angkot jalan mending kamu sambil beli jajanan tradisional di sekitar pasar Ngadirejo. Jajanan disana enak, murah, dan banyak macamnya, lumayan kan bisa menghemat dan melepas penat nunggu angkot jalan.

Selain dari pasar Ngadirejo, bisa juga turun di Candiroto kalau naik bus dari kota Temanggung. Bilang saja turun Patok, habis dari Patok jalan sekitar 200 meter, disitu kamu akan menemukan banyak kopata yang lagi ngetem. Bilang saja kamu mau turun Mbatok, dulu harga transport dari Candiroto ke Mbatok sekitar Rp.4000, tapi kurang tau untuk sekarang. Dari Mbatok kamu bisa ngojek sampai Tawangsari, tarifnya sekitar Rp.15.000.

Dari Tawangsari, destinasi wisata ke Curug Trocoh tinggal sebentar lagi, tapi sehabis itu bukan jalan aspal yang akan ditemui, tapi jalanan berbatu dan menanjak. Kadang ada beberapa tukang ojek yang bisa mengantarkan ke Curug Trocoh, atau bisa ditempuh dengan jalan kaki sekitar 1km. Pergi ke curug ini cocok juga bagi kamu yang ingin berolaharaga sambil menikmati indahnya alam Indonesia.

Bagi kamu yang ingin naik motor maupun ojek, kamu juga harus hati-hati karena jalanan menuju Curug Trocoh cukup menguji adrenalin. Kalau membawa motor namun takut untuk naik ke atas, bisa juga dititipkan di warga sekitar, warga di sekitar Curug Trocoh cukup ramah-ramah. Lautan hijau dari dedaunan dan pohon-pohon yang rindang akan memanjakan mata, bahkan kata orang di ketinggian curug tersebut kita bisa melihat lautan Semarang. Itu kata orang ya, tapi memang bener pemandangannya kece banget dan bener-bener recommended banget deh.

Sesampainya di Curug Trocoh kamu akan melihat derasnya air yang mengalir dari atas dan hijaunya pemandangan di sekitar Curug. Tebing-tebing dari batu yang menjulang tinggi menjadi landscape yang begitu menarik, karena Curug Trocoh diapit oleh tebing-tebing tinggi yang terbuat dari bebatuan. Kamu juga bisa duduk-duduk di bebatuan sekitar Curug Trocoh sambil menikmati pemandangan sejuk khas pedesaan.

Karena curug ini belum ada penjaganya, kamu belum dikenai tarif untuk masuk. Jadi istilahnya free, cukup membawa bekal untuk kamu dan teman-teman kamu agar tidak kelaparan. Lagipula berkunjung ke curug ini cocok banget untuk melepaskan penat dan melepas beban. Kembalinya kamu dari Curug Troco,h kamu akan merasa fresh kembali dan pikiran terasa plong.

Curug Trocoh

Gambar via Dokumentasi Pribadi Penulis

Bagi kamu yang ingin bermalam di Curug Trocoh bisa saja kok, namun fasilitas yang ada di sekitar curug tersebut sangat minim. Jadi bagi kamu para petualang yang ingin menikmati gemerciknya Curug Trocoh di malam hari, siap-siap bawa bekal yang banyak. Kamu bisa menginap di sekitaran curug yang ada lahan kosong, tetapi jangan merusak fasilitas dan jangan mengotori tempat tersebut ya.

Curug Trocoh

Gambar via Dokumentasi Pribadi Penulis

Akses dan fasilitas dari Curug Trocoh yang kurang mendukung membuat jarang ada pedagang yang berjualan di sekitar curug ini. Jadi sebelum kamu naik ke atas, lebih baik dianjurkan untuk membawa bekal dari bawah yang banyak terutama air minum. Sesampainya di curug kamu juga tidak akan menemukan toilet, jadi bagi yang ingin menginap harus menyiapkan peralatan lengkap ya.

Curug Trocoh bisa menjadi kawasan yang potensial ketika pemerintah daerah memberikan perhatian lebih pada curug ini. Salah satunya dengan perbaikan jalan menuju curug, penerangan jalan sekitar curug, bahkan fasilitas-fasilitas lain yang mendukung agar wisatawan nyaman dan selalu ingin berkunjung ke tempat ini. Curug Trocoh akan menjadi salah satu tempat wisata favorit ketika sudah didukung dengan fasilitas yang memadai.

Hal potensial lagi dari Curug Trocoh , jalan menuju Curug Trocoh merupakan jalanan alternatif menuju Wonosobo dan Dieng, kadang mobil-mobil yang juga sering melewati jalan ke Curug Trocoh. Kamu yang penat hidup di kota, ingin merasakan suasana pedesaan yang cukup asri pokoknya nggak salah kalau kamu pergi ke Curug Trocoh. Selamat mencoba. 🙂

Curug Surodipo Curug Trocoh keindahan alam indonesia wisata alam wisata kota temanggung

Author: 
    author

    Related Post

    Leave a reply

    six + 1 =