4 Tempat Wisata Air Terjun Yang Paling Terkenal di Jogja!

1057 views

Selain terkenal dengan budaya dan keramahtamahannya, Yogyakarta banyak menyimpan keindahan alam yang tersembunyi. Tentu kamu sudah tak asing lagi dengan keindahan jajaran pantai selatan yang dimiliki Yogyakarta di kabupaten Gunung Kidul, seperti Pantai Siung, Pantai Sundak, Pantai Indrayanti, Pantai Pok Tunggal, dan masih banyak lagi.

Namun, siapa sangka, rupanya masih ada wisata air yang belum terjamah oleh banyak orang, yaitu air terjun. Apa kamu termasuk salah satu pecinta keindahan wisata air ini? Berikut ini daftar lima air terjun pilihan di Yogyakarta yang harus segera kamu kunjungi!

1. Curug Nglarangan

Curug Nglarangan

Curug Nglarangan via jogja.mblusuk.com

Curug ini sebenarnya cukup dekat dengan Curug Bayat yang sudah terkenal. Lokasinya ada di Desa Nglarangan, Kecamatan Gedangsari, Gunung Kidul. Curug yang masih cenderung sepi ini sering disebut sebagai tempat mandi bidadari. Hayo, pasti jadi tergoda pergi ke sana kan?

Curug ini memiliki jalur trekking yang cukup panjang dan berat. Kita bisa melewati sungai dan bebatuan sebelum menikmati keindahan Curug Nglarangan ini. Pastikan kita memakai alas kaki yang nyaman ya! Silap sedikit, bisa-bisa nanti jatuh.

Curug ini memang tergolong unik karena memiliki dua tingkat. Bagian atas, seperti layaknya air terjun yang lain merupakan bagian air terjun yang jatuh. Di bagian bawahnya, ada lubuk sebagai tempat terjatuhnya air. Uniknya lagi, sebelum mencapai curug ini, kita sudah bisa menemui curug kecil lainnya yang seperti memberikan trailer curug sesungguhnya!

Jika kamu gemar berfoto-foto, tempat ini sangat cocok sebagai destinasi wisata kamu. Jadi, pastikan kamera kamu ready ketika berkunjung ke sini ya!

2. Air Terjun Randusari

Air Terjun Randusari

Air Terjun Randusari via maripiknikjanganpanik.wordpress.com

Air Terjun Randusari ini terletak di Dusun Rejosari, Dlingo, Bantul. Bisa dikatakan bahwa mencapai air terjun ini merupakan salah satu tantangan asyik bagi para traveler karena lokasinya yang tertutup oleh lahan penduduk dan pepohonan yang rimbun.

Ketika menyusuri perjalanan menuju air terjun ini, kita sudah disuguhkan dengan pemandangan yang menyegarkan mata. Sesampainya di air terjun, harum tanah yang bertemu dengan air akan menyadarkan syahdunya alam yang masih asri. Ditambah lagi bunyi gemericik yang menyegarkan pendengaran kita.

Bagian bawah air terjun ini sebenarnya adalah kolam buatan yang dibuat oleh warga sekitar untuk mencukupi kebutuhan air bersih dan pengairan lahan. Air yang ditanggul ini merupakan aliran Sungai Oyo yang cukup terkenal di daerah ini. Jadi, tak diragukan lagi rasa puas yang didapatkan ketika kita berencana untuk bermain air di lokasi ini.

Kita pun tidak perlu khawatir dengan fasilitas wisata karena sudah tersedia beberapa gazebo untuk bersantai. Ada pula beberapa warung yang siap menjajakan makanan ringan dan minuman. Setelah bermain, kita pun bisa membilas diri di kamar mandi yang sudah tersedia.

3. Grojogan Sewu

Grojogan Sewu Kulon Progo

Grojogan Sewu Kulon Progo via yukpegi.com

Bukan hanya Tawamangu yang memiliki air terjun bernama Grojogan Sewu. Kabupaten Kulon Progo pun memiliki Grojogan Sewu yang tak kalah menarik. Air terjun ini terletak di Desa Beteng, Jatimulyo, Girimulyo.

Untuk menuju ke air terjun ini, perjalanan yang ditempuh tidak cukup jauh. Dari Yogyakarta, kita cukup menuju arah barat dari Tugu Yogyakarta, yakni melalui Jalan Godean, sampai Kenteng dan Jalan Goa Kiskendo. Dari jalan utama itu, hanya dibutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk sampai ke Grojogan Sewu.

Sesuai namanya, air terjun ini merupakan tempat bertemunya banyak aliran air yang melalui jeram dan terjatuh ke bawah. Hebatnya, tidak peduli musim hujan atau kemarau, air terjun ini tetap mengalir dan jernih. Air terjun yang mulai dikenal oleh para pecinta traveller ini menyajikan pemandangan dan suasana yang cocok untuk sekadar menghabiskan waktu liburan dengan berfoto atau bermain air. Tertarik untuk menjelajahinya?

4. Curug Banyunibo

Curug Banyunibo

Curug Banyunibo via www.idtempatwisata.com

Curug yang satu ini terletak di Dusun Kabrokan Kulon, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. Lokasinya tidak jauh dari Desa Krebet yang merupakan penghasil kerajinan kayu dengan motif batik yang sudah terkenal di Indonesia dan dunia. Untuk mencapai curug ini, kira-kira kita harus menempuh perjalanan sepanjang 20 km.

Dari lokasi parkir yang masih sederhana buatan warga sekitar, kita bisa melalui jalan setapak menuju ke arah curug. Asyiknya, perjalanan setapak menuju arah curug ini sudah menyuguhkan keindahan alam yang benar-benar alami, mulai dari kicauan burung yang merdu, semilir angin, pepohonan yang rindang, sampai aliran air sungai yang dangkal. Bahkan, sungai dangkal ini sudah cukup indah lho!

Menariknya, Curug Banyunibo ini seperti batuan karst yang dialiri oleh air. Ada bentuk tumpuk-menumpuk khas karst bewarna coklat muda cerah yang jarang ditemui di air terjun lain. Bentuknya mirip seperti lereng. Sebagai saran, lebih baik kita mengunjunginya pada musim hujan karena debit airnya berkurang cukup drastis waktu kemarau.

Tidak jauh dari Curug Banyunibo ini, kita masih bisa berkunjung ke satu tempat wisata menarik yaitu Jurang Pulosati. Datang ke satu objek wisata, dapat satu lagi. Seru kan? Menarik kan? Nah, mumpung masih musim penghujan nih, agendakan ke sini yuk!

Mungkin sebagian nama-nama air terjun di atas masih cukup asing ya buat kamu? Nah, justru berarti lokasi itu memang masih jarang dikunjungi dan terjamin keasriannya. Bisa jadi tempat wisata yang perlu dijelajahi ini serasa milik sendiri! Eh, tapi ingat ya untuk selalu menjaga kebersihan dan keasriannya.

Menarik bukan, menjadikan lokasi-lokasi air terjun sebagai destinasi eksplorasi wisata kamu?

air terjun wisata alam yogyakarta

Author: 
    author

    Related Post

    Leave a reply

    four × two =